Poin penting yang harus disampaikan pada wali murid pada saat pembagian raport


 Poin penting yang harus disampaikan pada wali murid pada saat pembagian raport 



1. Pembukaan yang Hangat dan Menghargai Orang Tua


Awali dengan ucapan terima kasih agar wali murid merasa dihargai:


> “Terima kasih Bapak/Ibu sudah meluangkan waktu hadir hari ini. Kehadiran Bapak/Ibu menunjukkan kepedulian besar terhadap pendidikan anak.”


Sampaikan juga bahwa rapor adalah hasil kerja bersama:


> “Hasil belajar anak tidak lepas dari kerja sama antara sekolah dan orang tua.”


2. Penjelasan Umum Tentang Fungsi Rapor


Jelaskan bahwa rapor bukan sekadar angka:


> “Rapor ini merupakan gambaran perkembangan anak, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga sikap, kedisiplinan, dan karakter.”


3. Penyampaian Hasil Belajar Akademik


Sampaikan dengan bahasa netral, tidak menghakimi:


Jelaskan mata pelajaran yang menonjol


Jelaskan mata pelajaran yang masih perlu ditingkatkan


Tekankan bahwa setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda


Contoh kalimat:


> “Dalam pelajaran Matematika, ananda menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Namun pada pelajaran Bahasa Indonesia masih perlu latihan dalam pemahaman bacaan.”


4. Penyampaian Sikap, Karakter, dan Perilaku


Ini bagian yang sangat penting:


Kejujuran


Tanggung jawab


Kedisiplinan


Kerja sama


Kemandirian


Contoh:


> “Dari segi sikap, ananda cukup sopan dan mau membantu teman, namun masih perlu dibiasakan lebih disiplin dalam mengumpulkan tugas.”


5. Penyampaian Kehadiran dan Keaktifan


Jika sering izin atau absen, sampaikan dengan cara halus:


> “Kehadiran anak sangat berpengaruh pada pemahaman materi. Ke depan, semoga ananda bisa lebih rutin mengikuti pembelajaran.”


6. Penyampaian Kelebihan Anak


Jangan hanya fokus pada kekurangan:


Bakat


Keberanian


Kreativitas


Kepemimpinan


> “Ananda memiliki rasa percaya diri yang baik ketika presentasi di depan kelas.”


7. Penyampaian Kekurangan dengan Bahasa Mendidik


Hindari kata yang menjatuhkan:


❌ “Anaknya malas”

✅ “Ananda perlu lebih dimotivasi dalam belajar di rumah.”


8. Saran dan Arahan untuk Orang Tua


Berikan solusi, bukan hanya masalah:


Dampingi anak belajar


Batasi penggunaan HP


Biasakan jadwal belajar


Perbanyak komunikasi dengan anak


> “Kami mohon dukungan dari Bapak/Ibu untuk terus memantau kebiasaan belajar anak di rumah.”


9. Ajakan Kerja Sama


Tekankan bahwa guru dan orang tua adalah satu tim:


> “Kami di sekolah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari orang tua.”


10. Penutup yang Menguatkan dan Menenangkan


Akhiri dengan doa dan harapan:


> “Semoga ke depan ananda semakin berkembang menjadi anak yang cerdas, berakhlak baik, dan membanggakan keluarga.”